
Hohoho, bertemu kembali di KABAR SORONG, di kesempatan akan membawa pembahasan mengenai Kesehatan di Sorong Khofifah Minta Pelaku Perkosaan di Sorong Dihukum Mati - Tirto.ID simak selengkapnya
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, mengutuk pemerkosaan dan pembunuhan keji akan bocah 4 tahun di Sorong dan meminta pelakunya dihukum mati
tirto.id - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, mengutuk kejahatan biadab pemerkosaan dan pembunuhan keji akan bocah 4 tahun, Kasia Mamangsa, yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di Kota Sorong, Papua Barat.
Khofiah menilai apa yang dilakukan oleh getah perca aktor sangat tidak berperikemanusiaan dan aktivitas berang aktor layak diganjar hukuman mati.

"Sangat pantas pelakunya dihukum mati. Ini bagian dari penjeraan kepada getah perca pemangsa seksual ananda dan peringatan bagi sembarang orang pun yang melakukan pola dan aktivitas berang dan keji semacam itu," kata Khofifah di Jakarta seperti dikutip Antara atas Sabtu (14/1/2017).
Dia berpendapat usulannya itu bertimbal dengan muatan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1/2016 atas Perubahan Kedua UU Nomor 23/2002 atas Perlindungan Anak. Peraturan itu sudah menjelaskan perlunya pemberatan vonis akan aktor kejahatan seksual, mulai dari bui seumur hidup hingga hukuman mati. Hukuman tambahan lainnya ialah pengumuman identitas aktor dan aktivitas berupa kebiri kimia serta pencantuman chip.
Khofifah mengaku sangat sedih dan prihatin dengan munculnya peristiwa keji di Sorong. Terlebih lagi, korbannya ialah bawah umur berusia balita.
"Saya memberikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga Kasia memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan," kata dia.
Dia juga meminta getah perca orang tua dan seantero masyarakat untuk tidak meremehkan setiap afair kekejaman atas ananda di mana pun lokasinya dan terus mewaspadai ancaman pemangsa anak. Khofifah mengingatkan berdasarkan UU Perlindungan Anak, tanggung jawab baku memberikan benteng akan ananda ialah orangtua.
Kasus perkosaan dan pembunuhan keji akan alamat bawah umur di Sorong tersebut terungkap atas Selasa (10/1/2017). Jasad alamat ditemukan terkubur di dalam aliran sungai berisi lumpur di Kompleks Kokodo, Kota Sorong, Papua Barat.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menyambangi keluarga Kasia di Kota Sorong atas Sabtu (14/1/2017). Yohana menangis saat mendengar kisah kadar tragis Kasia dari keluarganya.
"Terus terang sebagai orang Papua aku malu karena aktor pembunuhan berang di Kota Sorong itu ialah orang Papua dan terjadi di Tanah Papua yang selama ini dianggap butala yang sangat-sangat damai," kata Yohana.
Dia melafazkan bahwa afair kekejaman akan Kasia merupakan kejahatan serius dan kini telah memperoleh sorotan dari dunia internasional.
"Beberapa minggu terakhir aku beroleh warkat dari berbagai pihak di seantero Indonesia bahkan dari beberapa kedutaan luar negeri menyoroti afair ini," kata dia.
(tirto.id - Hard News)
Reporter: Addi M Idhom
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Addi M Idhom
Begitulah pembahasan mengenai Khofifah Minta Pelaku Perkosaan di Sorong Dihukum Mati - Tirto.ID semoga tulisan ini berfaedah salam
Tulisan ini diposting pada label Kesehatan di Sorong, sekolah kesehatan di sorong,
Komentar
Posting Komentar